Showing posts with label Kitab Barang Tercicir. Show all posts
Showing posts with label Kitab Barang Tercicir. Show all posts

Saturday, 2 August 2014

Bab: Larangan Memerah Susu Ternak Orang Lain Tanpa Seizin Pemiliknya

( 1063 ) Diriwayatkan dari Ibn Umar r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Janganlah sekali-kali seseorang di antara kamu memerah susu ternak orang lain, kecuali dengan izin pemiliknya. Sukakah seseorang di antara kamu kalau mendatangi ruang tempat hidangannya, ternyata lemari makanannya telah pecah, sedangkan makanannya telah dipindahkan? Sungguh, susu ternah mereka itulah lemari penyimpanan makanan mereka. Oleh kerana itu, janganlah seseorang di antara kamu memerah susu ternak orang lain, kecuali dengan izinnya." (5: 137 - S.M.)[]

Bab: Pemungut Barang Tercecer yang Salah

( 1062 ) Diriwayatkan dari Zaid bin Khalid Al-Juhani r.a., dari Rasulullah SAW.: Beliau bersabda, "Barang siapa memungut barang yang hilang, dia bersalah selagi dia belum mengumumkannya." (5: 137 - S.M.)

Wednesday, 7 May 2014

Bab: Barang Orang Berhaji yang Tercicir

( 1061 ) Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Utsman Al-Taimi r.a.: Nabi SAW. melarang memungut barang-barang orang berhaji yang tercicir. (5: 137 - S.M.)

Bab: Hukum Barang Tercicir

( 1060 ) Diriwayatkan dari Zaid bin Khalid bin Zaid Al-Juhani, sahabat Rasulullah SAW.: Rasulullah SAW pernah ditanya tentang barang tercicir, emas atau perak. Kemudian beliau bersabda, "Perhatikanlah tali dan bungkusnya, kemudian umumkanlah barang itu selama satu tahun, kalau tidak seorang pun mengakuinya, pergunakanlah barang itu, hanya saja ia sebagai barang titipan bagimu; kalau pada suatu hari nanti pemiliknya datang memintanya, berikanlah barang itu kepadanya!" Orang itu juga menanyakan tentang penemuan unta. Kemudian beliau bersabda, "Tidak ada hubungan antara kamu dengan unta itu, biarkanlah unta itu kerana unta mempunyai kaki sendiri, dan juga mempunyai perut sendiri. Maka, biarkanlah ia mencari air minum sendiri dan mencari makan dari pepohonan sendiri sampai ia didapati sendiri oleh pemiliknya." Orang itu juga bertanya tentang penemuan kambing. Lalu beliau bersabda, "Kambing itu untukmu, untuk saudaramu (pemiliknya), atau juga untuk serigala." (5: 135 - S.M.)