Showing posts with label Kitab Penyakit dan Pengubatan. Show all posts
Showing posts with label Kitab Penyakit dan Pengubatan. Show all posts

Monday, 29 June 2015

Bab: Berobat dengan Minuman Khamar

Hadis ini telah disebutkan pada Kitab Minuman Keras", dalam hadis Wa'il bin Hijr, yaitu hadis nombor 1279.[]

Bab: Mengobati Luka dengan Kayy

( 1483 ) Diriwayatkan dari Jabir r.a.: Sa'd bin Mu'dz terkena lemparan panah di urat nadi lengannya (dalam Perang Ahzab). Lalu Nabi SAW. meng-kayy-nya dengan tangan beliau sendiri. Kemudian lukannya itu bengkak, lalu beliau meng-kayy-nya lagi untuk yang kedua kalinya. (7: 22 - S.M.)

Bab: Operasi Pembuluh Darah dan Kayy

( 1482 ) Diriwayatkan dari Jabir r.a.: Rasulullah SAW. pernah menyuruh seorang doktor untuk mengobati Ubai bin Ka'b. Kemudian Ubai bin Ka'b dioperasi pembuluh darahnya, kemudian lukannya itu dibakar dengan besi panas (kayy). (7: 22 - S.M.)

Bab: 2 - Berobat dengan Cara Berbekam dan Kayy (Membakar Kulit dengan Besi Panas)

( 1481 ) Diriwayatkan dari Jabir: Ummu Salamah r.a. pernah memohon izin kepada Rasulullah SAW. untuk berbekam. Lalu Nabi SAW. memerintahkan Abu Thaibah agar membekamnya. Aku kira Abu Thaibah itu saudara sesusu Ummu Salamah, atau seorang bujang yang belum balig (dewasa). (7: 22 - S.M.)

Bab: 1 - Berobat dengan Cara Berbekam dan Kayy (Membakar Kulit dengan Besi Panas)

( 1480 ) Diriwayatkan dari Ashim bin Umar bin Qatadah: Jabir bin Abdillah pernah mengunjungi kami di rumah keluarga kami. Ketika itu, ada seorang yang sakit bisul. Lalu Jabir bertanya, "Sakit apakah kamu?" Jawabnya, "Saya sakit bisul." Kata Jabir, "Hai anakku, panggillah ahli bekam!" Kata orang itu, "Buat apa memanggil tukang bekam itu wahai aba Abdillah?" Jawab Jabir, "Aku akan mengobatinya dengan bekam." Kata orang itu, "Demi Allah, lalat mengerumuniku, atau aku akan merasakan sakit kerana gesekan pakaian ku yang mengenai bisulku." Setelah diketahui orang itu sudah tidak sabar lagi, Jabir berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda, 'Kalau di antara kalian ada kebaikan dalam berobat, hal itu terdpat dalam berbekam, atau minum madu, atau kayy (membakar kulit dengan besi panas)."' Selanjutnya, Rasulullah SAW. bersabda, "(Akan tetapi), aku tidak suka kayy." Kemudian didatangkanlah seorang tukang bekam, lalu dibekamlah orang itu. Setelah itu, hilanglah rasa sakitnya. (7: 21 - 22 - S.M.)

Bab: Tukang Bekam dan Obat Tetes Hidung

( 1479 ) Diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a.: Nabi SAW. berbekam, dan beliau memberi ongkos bekam kepada tukang bekam. Beliau juga memakai obat tetes hidung. (7: 22 - S.M.)

Thursday, 7 May 2015

Bab: Obat Cekok

( 1478 ) Diriwayatkan dari Aisyah r.a.: Kami pernah mencekoki obat kepada Rasulullah SAW. ketika beliau sakit, lalu beliau memberi isyarat agar beliau jangan dicekoki. Lalu kami mengatakan, "Beliau melarang kami mencekokinya kerana orang sakit biasanya tidak menyukai obat." Setelah beliau sembuh, beliau bersabda, "Setiap orang di antara kalian pasti dicekoki, kecuali Abbas. Sebab, dia tidak mengetahui kamu." (7: 24 - S.M.)

Bab: Berobat dengan Kayu Gaharu

( 1477 ) Diriwayatkan dari Ubaidillah bin Abdillah bin Utbah bin Mas'ud: Ummu Qais binti Mihshan adalah di antara seorang wanita yang hijrah pada masa-masa periode pertama yang berbaiat kepada Rasulullah SAW. Dia adalah saudara perempuan Ukasyah bin Mihshan, salah seorang dari Bani Asad bin Khuzaimah. Ummu Qais mengabarkan kepada ku bahawa dia pernah menghadap Rasulullah SAW. sambil membawa anak laki-lakinya yang belum memakan makanan (selain air susu ibu), sedangkan Ummu Qais khawatir anaknya menderita penyakit radang tenggorokan. Lalu Rasulullah SAW. bersabda, "Mengapa kalian mengobati anak-anak yang sakit radang tenggorokan dengan memasukkan jari? Berilah obat kayu gaharu ini. Sesungguhnya, kayu gaharu mengandung tujuh macam obat penyakit, antara lain obat radang selaput dada atau sakit pinggang." Ummu Qais mengabarkan pula kepada ku bahawa anaknya itulah yang kencing di pangkuan Rasulullah SAW. lalu Rasulullah SAW. meminta air, kemudian beliau memercikkannya pada pakaian beliau tanpa mencucinya. (7: 25 - S.M.)

Monday, 7 April 2014

Bab: Faedah Makan Cendawan

( 1476 ) Diriwayatkan dari Said bin Zaid r.a., dari Nabi SAW.: Beliau bersabda, "Cendawan adalah makanan yang diturunkan Allah Azza wa Jalla kepada Musa, sedangkan airnya mengandung ubat penyembuh (penyakit) mata." (6: 124 - S.M.)

Bab: 2 - Kurma Ajwah Penangkal Racun dan Sihir

( 1475 ) Diriwayatkan dari Aisyah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Pada kurma ajwah (jenis kurma yang baik di Madinah) dari dataran tinggi Madinah, mengandung ubat. Kurma itu menjadi ubat penawar racun pada awal pagai hari." (6: 124 - S.M.)

Sunday, 2 March 2014

Bab: 1 - Kurma Ajwah Penangkal Racun dan Sihir

( 1474 ) Diriwayatkan dari Sa'd bin Abi Waqqash r.a.: Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda, "Barang siapa memakan kurma 'ajwah  pada pagi hari, pada hari itu dia tidak akan terkena bahaya racun dan sihir." (6: 123 - S.M.)

Bab: Berubat dengan Jintan Hitam

( 1473 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahawa dia pernah mendengar Rasulullah SAW. bersabda, "Jintan hitam (al-habbah al-sauda) itu mengandung ubat segala macam penyakit, kecuali 'sam' (kematian)." (7: 25 - S.M.)

Bab: Berubat dengan Madu

( 1472 ) Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri r.a.: Seorang laki-laki pernah menghadap Nabi SAW. seraya berkata, "Saudara saya sakit perut (menceret)." Lalu Rasulullah SAW. bersabda, "Berilah dia minum madu!" Setelah orang itu memberi minum madu kepada saudaranya, dia datang lagi menghadap beliau seraya berkata, "Saya sudah memberinya minm madu, tetapi malah bertambah menceretnya." Begitulah sampai berulang-ulang tiga kali. Kemudian pada keempat kalinya, orang itu datang lagi, lalu beliau bersabda lagi, "Berilah dia minm madu!" Orang itu berkata, "Saya sudah memberinya minum madu, tetapi malah bertambah menceretnya." Lalu Rasulullah SAW. bersabda, "Mahabenar Allah, dan perut saudara mu bohong." Kemudian saudaranya itu diberi minum madu lagi, lalu dia sembuh. (7: 26 - S.M.)

Bab: Bubur Talbinah Dapat Melegakan Hati Orang Sakit

( 1471 ) Diriwayatkan dari A'isyah r.a., isteri Nabi SAW., bahawa jika ada salah satu keluarganya meninggal, orang-orang perempuan berkumpul. Setelah itu, mereka pulang, kecuali keluarganya dan orang-orang tertentu, lalu A'isyah menyuruh memasak bubur talbinah2 dalam wadah periuk. Kemudian dibuatkan roti kuah, lalu bubur itu dicampurkannya. Lalu A'isyah berkata, "Bubur talbinah  dapat melegakan hati orang sakit dan dapat menghilangkan sebagian kesusahan." (7: 26 - S.M.)


__________
2 Bubur Talbinah ialah bubur yang dibuat dari tepung murni dan halus. Bentuknya menyerupai susu, dan kadang-kadang bubur ini dicampur dengan madu. Bubur ini kadang-kadang juga tidak dibuat dengan tepung halus, tetapi dengan tepung kasar sisa-sisa tepung yang telah diayak. Fath Al-Bari,  jil. IX, h. 439.

Sunday, 24 November 2013

Bab: Penyakit Epilepsi (Ayan) dan Pahalanya

( 1470 ) Diriwayatkan dari 'Atha bin Abi Rabah: Ibn 'Abbas pernah berkata kepadaku, "Maukah kamu melihat seorang perempuan ahli syurga?" Aku menjawab, "Ya," Kata Ibn 'Abbas, "Ini dia seorang wanita berkulit hitam, dia pergi menghadap Rasulullah SAW. seraya berkata, 'Saya menderita penyakit epilepsi (ayan), sedang saya takut aurat saya terbuka ketika kambuh. Oleh kerana itu, doakanlah kepada Allah agar saya diberi-Nya kesembuhan." Beliau bersabda, 'Kalau kamu mau sabar (sanggup menanggung penderitaan penyakit itu), bagimu syurga. Dan kalau kamu ingin aku mendoakanmu, aku mendoakanmu kepada Allah untuk disembuhkan-Nya.; Kata perempuan itu, 'Saya (memilih) bersabar, tetapi saya takut aurat saya terbuka ketika penyakit saya kambuh, maka doakanlah kepada Allah agar aurat saya tidak terbuka (ketika penyakit saya kambuh).' Lalu beliau pun mendoakan wanita itu (agar tidak membuka auratnya ketika penyakitnya kambuh)." (8: 16 - S.M.)

Thursday, 21 November 2013

Bab: Demam Menghilangkan Dosa

( 1469 ) Diriwayatkan dari Jabir bin 'Abdillah r.a.: Rasulullah SAW. pernah pergi ke rumah Ummu Sa'ib atau Ummu Musayyab, lalu beliau bersabda, "Mengapa kamu Ummu Sa'ib - atau Ummu Musayyab - Meronta-ronta? Jawabnya, "Demam, Semoga Allah tidak memberinya berkah!" Sabda beliau, "Janganlah kamu memaki demam kerana demam menghilangkan dosa-dosa manusia sebagaimana dapur pandai besi  yang membersihkan kotoran besi." (8: 16 - S.M.)

Wednesday, 20 November 2013

Bab: Penyakit Demam dari Embusan Neraka Jahanam Dinginkanlah dengan Air

( 1468 ) Diriwayatkan dari Asma' r.a. bahawa pernah didatangkan kepadanya seorang perempuan yang sedang menderita penyakit demam. Kemudian Asma meminta air, lalu air itu dikompreskan di lehernya. Asma berkata, "Sesungguhnya, Rasulullah SAW. bersabda, 'Dinginkanlah demam itu dengan air!' Selanjutnya, beliau bersabda, 'Sesungguhnya, demam itu dari embusan api Neraka Jahanam."' (7: 23 - 24 - S.M.)

Bab: Setiap Penyakit Ada Ubatnya

( 1467 ) Diriwayatkan dari Jabir r.a., dari Rasulullah SAW.: Beliau bersabda, "Setiap penyakit ada ubatnya. Apabila ubat suatu penyakit telah tepat, sembuhlah dia dengan izin Allah 'Azza wa Jalla." (7: 21 - S.M.)

Wednesday, 13 November 2013

Bab: Jangan Berkata, "Diriku Buruk"

( 1466 ) Diriwayatkan dari 'A'isyah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Janganlah sekali-kali seorang di antara kamu berkata, "Diriku buruk." Akan tetapi, hendaklah dia berkata, "Diriku kurang sehat."1 (7: 47 - S.M.)


__________
1 - Begitulah pelajaran dari Rasulullah SAW. kepada umat Islam agar kita menjaga pembicaraan yang dapat meremehkan pemberian Allah. Oleh kerana itu, kita dianjurkan memakai kata-kata halus, sebagaimana dalam hadis ini.

Thursday, 7 November 2013

Bab: 2 - Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

( 1465 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Sesungguhnya, pada Hari Kiamat nanti, Allah 'Aza wa Jalla akan berseru, 'Wahai anak Adam, Aku sakit, mengapa kamu tidak menjenguk-Ku?' Kata orang itu, 'Wahai Tuhanku, bagaimana aku akan menjenguk-Mu, sedangkan Engkau Tuhan seru sekalian alam?' Allah berfirman, 'Tahukah kamu, sesungguhnya, hamba-Ku si Fulan sakit, lalu kamu tidak menjenguknya? Tahukah kamu bahawa jika kamu menjenguknya, pasti kamu mendapatkan Aku di sampingnya? Wahai anak Adam, Aku meminta kepada mu makan, mengapa kamu tidak memberi-Ku makan?' Kata orang itu, 'Wahai Tuhanku, bagaimana aku akan memberi-Mu makan, sedangkan Engkau Tuhan seru sekalian alam?' Allah berfirman, 'Tahukah kamu, sesungguhnya, hamba-Ku si Fulan meminta makan kepadamu, tetapi kamu tidak memberinya makan? Tahukah kamu, jika kamu memberinya makan, pasti kamu mendapatkannya di sisi-Ku. Wahai anak Adam, Aku meminta minum kepadamu, mengapa kamu tidak memberi-Ku minum?' Kata orang itu, 'Wahai Tuhanku, bagaimana aku bisa memberi-Mu minum, sedangkan Engkau Tuhan seru sekalian alam?' Allah berfirman, 'Hamba-Ku si Fulan meminta minum kepadamu, mengapa kamu tidak memberinya minum? Tahukah kamu, jika kamu memberinya minum, pasti kamu mendapatkannya di sisi-Ku"' (8: 13 - S.M.)