Showing posts with label Kitab Etika. Show all posts
Showing posts with label Kitab Etika. Show all posts

Sunday, 31 August 2014

Bab: Larangan Duduk-Duduk di Jalanan

( 1419 ) Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri r.a., dari Nabi SAW.: Beliau bersabda, "Janganlah kamu duduk-duduk di jalanan." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kami tidak dapat menghindarkan diri dari perbuatan itu. Kami biasa memperbincangkan sesuatu di jalanan itu." Beliau menjawab, "Apabila tak dapat kamu hindarkan, penuhilah haknya!" Tanya para sahabat, "Apa saja haknya?"  Beliau menjawab, "Menundukkan pandangan, tidak mengganggu, menjawab salam, menyuruh kebaikan, dan melarang kejelekan." (7: 3 - S.M.)

Bab: 2 - Hak Orang Islam kepada Orang Islam Lainnya Ada Lima

( 1418 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Hak seorang Islam terhadap orang Islam lainnya ada enam." Ditanyakan kepada beliau, "Apakah saja ke enam perkara itu wahai Rasulullah?" Jawab beliau, "Apabila kamu berjumpa dengannya, ucapkanlah salam kepadanya. Apabila kamu diundang olehnya, penuhilah undangannya. Apabila dia meminta nasihat kepada mu, berilah dia nasihat. Apabila dia bersin, lalu mengucapkan 'Alhamdulillah', doakanlah dia. Apabila dia sakit, jenguklah. Dan apabila dia meninggal dunia, hantarkanlah (jenazahnya ke kubur)." (7: 3 - S.M.)

Wednesday, 11 June 2014

Bab: 1 - Hak Orang Islam kepada Orang Islam Lainnya Ada Lima

( 1417 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Lima perkara yang wajib dipenuhi terhadap sesama saudara Muslimnya, yaitu: (1) menjawab salam; (2) mendoakan orang yang bersin; (3) memenuhi undangan; (4) menjenguk orang sakit; dan (5) mengantarkan jenazah (ke kubur)." (7: 2 - S.M.)

Bab: Nama yang Paling Dibenci oleh Allah

( 1416 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi SAW.: Beliau bersabda, "Sesungguhnya, nama yang paling tidak baik di sisi Allah ialah seseorang yang bernama 'raja di raja' (maharaja)." Dalam riwayat lain disebutkan, "Tiada raja kecuali Allah." Kata Sufyan bin Uyainah, "Seperti Syahin Syah (raja di raja)." Dan Ahmad bin Hanbal berkata, "Aku bertanya kepada Abu Amr tentang arti 'Akhna' lalu dia menjawab, "Paling hina." (6: 174 - S.M.)

Bab: Memanggil Orang Lain dengan Kata "Nak!"

( 1415 ) Diriwayatkan dari Mughirah bin Syubah r.a.: Tak seorang pun yang lebih sering bertanya tentang dajjal kepada Rasulullah SAW. daripada aku. Lalu beliau memanggilku, "Hai anakku, mengapa engkau gusar tentang itu, padahal dia tidak akan membahayakanmu?" Aku berkata, "Sesungguhnya, banyak orang yang mengatakan bahawa dajjal itu membawa beberapa sungai air dan beberapa gunung roti." Sabda beliau, "Hal itu sangatlah enteng bagi Allah." (6: 177 - S.M.)

Bab: Memberi Gelar kepada Anak-Anak

( 1414 ) Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a.: Rasulullah SAW. adalah yang paling baik budi pekertinya. Aku mempunyai saudara yang biasa dipanggil dengan sebutan "Abu Umair" yang baru saja lepas masa menyusunya. Apabila Rasulullah SAW. datang ke rumah, dan beliau melihatnya, maka beliau biasa bergurau, bermain-main dengannya seraya berkata, "Wahai Abu Umair, apakah yang sedang dikerjakan oleh nughair (burung pipit)?" (6: 176 - 177 - S.M.)

Thursday, 5 June 2014

Bab: Sebutan terhadap Hamba dan Tuan

( 1413 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Janganlah seseorang berkata, 'Berilah tuhanmu minum!' 'Berilah tuhanmu makan!' Atau, 'Sucikan tuhanmu!' Dan jangan pula seseorang berkata, 'Tuhanku,' tetapi katakanlah, 'Sayyidi dan maulaya (tuanku).' Dan janganlah pula seseorang berkata, "Abdi (hamba laki-laki) dan amati (hambaku perempuan)', tetapi katakanlah, 'Bujangku dan budakku."' (7: 47 - S.M.)

Bab: Dispensasi Membuat Nama-Nama Tersebut

( 1412 ) Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah r.a.: Nabi SAW. pernah hendak melarang memberi nama: Yala, Barakah, Aflah, Nafi, dan sebagainya. Setelah itu, aku lihat beliau diam saja, tidak mengucapkan apa-apa (tidak melarang dan tidak memerintahkannya). Hingga Rasulullah SAW. wafat, beliau pun tidak melarangnya. Setelah itu, Umar hendak melarangnya, tetapi kemudian hal itu tidak dilaksanakannya. (6: 172 - S.M.)

Bab: 2 - Larangan Memberi Nama Aflah, Rabah, Yasar, dan Nafi

( 1411 ) Diriwayatkan dari Samurah bin Jundab r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Ucapan yang paling disenangi Allah ada empat, yaitu: Subhanallah (Mahasuci Allah), Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), la ilaha illallah (tidak ada tuhan kecuali Allah), dan Allahu Akhbar (Allah Mahabesar). Tidak apa-apa kamu memulai ucapan dari yang mana saja di antaranya dan jangalah sekali-kali kamu memberi nama budakmu dengan nama: Yasar, Rabah, Najih, dan Aflah kerana kamu akan berkata, 'Di sanakah dia?' Akan tetapi, dia tidak ada di tempat itu, lalu dia akan menjawab, 'Tidak.' Kalimat yang paling disenangi oleh Allah hanya empat kalimat, maka sekali-kali janganlah kamu menambah-nambah atas ajaranku." (6: 172 - S.M.)

Wednesday, 21 May 2014

Bab: 1 - Larangan Memberi Nama Aflah, Rabah, Yasar, dan Nafi

( 1410 ) Diriwayatkan dari Samurah bin Jundab r.a.: Rasulullah SAW. melarang kami memberi nama budak kami dengan empat macam nama, yaitu: Aflah (paling beruntung), Rabah (beruntung), Yasar (mudah), dan Nafi (yang bermanfaat). (6: 172 - S.M.)

Bab: 2 - Nama Pohon Anggur

( 1409 ) Diriwayatkan dari Wail bin Hijr r.a.: Nabi SAW. bersabda, "Janganlah kamu berkata pohon anggur itu 'Karm', tetapi katakanlah 'Inab' dan 'Hablah'." (7: 46 - S.M.)

Bab: 1 - Nama Pohon Anggur

( 1408 ) Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a.: Rasulullah SAW. bersabda, "Janganlah seseorang mengatakan anggur itu 'Karm' kerana sesungguhnya, Karm itu hanyalah orang Islam." (7: 46 - S.M.)

Bab: Nama Barrah Diubah Menjadi Zainab

( 1407 ) Diriwayatkan dari Muhammad bin Amr bin Atha: Aku memberi nama anak perempuanku Barrah, lalu Zainab binti Abi Salamah berkata kepadaku, "Sesungguhnya, Rasulullah SAW. melarang memberi nama ini (Barrah). Aku pun sebelumnya diberi nama Barrah, lalu Rasulullah SAW. bersabda, 'Janganlah kalian menganggap dirimu suci, Allah lebih mengetahui akan orang yang suka melakukan kebaikan di antara kalian (Barrah, artinya seorang wanita ahli berbuat baik).' mereka bertanya, 'Lalu kami akan memberinya nama apa?' Beliau menjawab, 'Berilah dia nama Zainab!"' (6: 173 - 174 - S.M.)

Wednesday, 16 April 2014

Bab: Nama Barrah Diubah Menjadi Juwairiyyah

( 1406 ) Diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a.: Nama Juwairiyyah dahulunya adalah Barrah, kemudian oleh Rasulullah SAW. namanya diubah menjadi Juwairiyyah. Dan beliau tidak suka dikatai, "Beliau keluar dari rumahnya Barrah." (6: 173 - S.M.)

Bab: Mengubah Nama dengan yang Lebih Baik

( 1405 ) Diriwayatkan dari Ibn Umar: Ada seorang putri Umar r.a. yang diberi nama "'Ashiyah". Kemudian oleh Rasulullah SAW. namanya diubah menjadi "Jamilah". (6: 173 - S.M.)

Bab: Memberikan Nama Mundzir kepada Bayi

( 1404 ) Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'd: Ketika Mundzir bin Usaid r.a. baru lahir, dia dibawa menghadap Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW. meletakkannya pada pangkuan beliau, sedangkan Abu Usaid duduk. Lalu Nabi SAW. sibuk dengan sesuatu yang berada di hadapan beliau. Kemudian Abu Usaid menyuruh seseorang agar anak itu diangkat dari paha Rasulullah SAW., kemudian dia dibawanya pulang. Setelah itu, Rasulullah SAW. teringat kembali kepada anak itu, lalu beliau bertanya, "Di manakah anak itu?" Abu Usaid menjawab, "Kami telah membawanya pulang wahai Rasulullah." Beliau bertanya, "Siapakah namanya?" Abu Usaid menjawab, "Fulan wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Bukan, tetapi namanya adalah 'Mundzir'." Maka, sejak hari itulah dia diberi nama "Mundzir". (6: 176 - S.M.)

Thursday, 27 March 2014

Bab: Memberikan Nama Ibrahim kepada Bayi

( 1403 ) Diriwayatkan dari Abu Musa r.a.: Aku dianugerahi seorang anak, lalu aku pergi membawanya menghadap Nabi SAW., kemudian beliau memberinya nama Ibrahim, dan beliau mengunyahkan sebiji kurma untuknya. (6: 175 - S.M.)

Tuesday, 25 March 2014

Bab: Memberi Nama dengan Nama para Nabi dan Orang-Orang Saleh

( 1402 ) Diriwayatkan dari Mughirah bin Syubah r.a.: Ketika aku pergi ke Najran, di sana mereka (orang-orang Ahli Kitab) bertanya kepada ku, "Kalian membaca, Wahai saudara perempuan Harun (Maryam),... 1, sedangkan jarak antara Musa dan Isa sekian dan sekian tahun (sangat jauh)." Setelah aku pulang dan menghadap rasulullah SAW., aku bertanya kepada beliau tentang pertanyaan mereka. Beliau menjawab, "Sesungguhnya, mereka biasa memberi nama dengan nama nabi-nabi mereka dan nama orang-orang yang saleh sebelum mereka." (6: 171 - S.M.)


__________
1 QS Maryam (19): 28

Monday, 24 March 2014

Bab: 2 - Memberi Nama 'Abdullah kepada Bayi, lalu Mengusapnya dan Mendoakannya

( 1401 ) Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a.: Abu Thalhah pernah pergi (untuk suatu keperluan), sedangkan anaknya waktu itu sedang sakit, bahkan kemudian anaknya meninggal. Setelah Abu Thalhah kembali, dia bertanya kepada isterinya, "Bagaimana keadaan anakku?" Ummu Sulaim menjawab, "Dia lebih tenang daripada sebelumnya." (Abu Thalhah masih belum mengerti bahawa anaknya telah meninggal). Setelah Ummu Sulaim mempersiapkan makan malam kepadanya, Abu Thalhah makan. Setelah makan malam, dia menggauli isterinya. Setelah itu, Ummu Sulaim berkata, "Kebumikanlah anak itu (kerana dia telah meninggal)." Pada pagi harinya, Abu Thalhah pergi menghadap Rasulullah SAW. melaporkan perihal yang menimpanya. Lalu beliau bertanya, "Apakah tadi malam kamu menggauli isterimu?" Jawabnya, "Ya." Sabda beliau, "Wahai Allah, limpahkanlah berkah-Mu kepada suami isteri itu." Kemudian Ummu Sulaim melahirkan seorang anak. Setelah itu, Abu Thalhah berkata kepada ku, "Bawalah anak itu kepada Nabi SAW.!" Lalu aku membawanya kepada Nabi SAW. dengan membawa beberapa biji kurma dari ibunya. Setibanya di hadapan beliau, anak itu diambil oleh Nabi SAW. seraya bertanya, "Apakah kamu membawa sesuatu?" Aku menjawab, "Ya, beberapa biji kurma." Lalu kurma itu diambil oleh beliau, kemudian beliau mengunyahnya. Setelah lunak, dimasukkanlah kurma itu ke mulut si bayi sampai dimakannya, kemudian diberinya nama Abdullah. (6: 174 - 175 - S.M.)

Bab: 1 - Memberi Nama 'Abdullah kepada Bayi, lalu Mengusapnya dan Mendoakannya

( 1400 ) Diriwayatkan dari Urwah bin Zubair dan Fathimah binti Mundzir bin Zubair: Keduanya berkata, "Ketika Asma binti Abu Bakar pergi berhijrah, dia sedang mengandung Abdullah bin Zubair. Setibanya di Quba, dia melahirkan. Setelah selesai melahirkan, dia menghadap Rasulullah SAW. sambil membawa sang bayi agar beliau mengunyahkan makanan untuk anaknya itu. Lalu Rasulullah SAW. mengambil bayi itu darinya dan ditaruhlah di pangkuan beliau. Setelah itu, beliau meminta sebiji kurma." Urwah berkata bahawa Aisyah berkata, "Kami agak lama mencarinya. Setelah mendapatkan, kurma itu beliau kunyah sampai halus. Maka, yang pertama kali masuk ke dalam perut Abdullah adalah ludah Rasulullah SAW." Kemudian Asma berkata, "Setelah itu beliau mengusapnya dan mendoakannya, lalu beliau memberinya nama Abdullah. Setelah Abullah berumur tujuh tahun atau delapan tahun, dia pergi menghadap beliau untuk berbaiat kepada Rasulullah SAW. atas perintah Zubair (ayahnya). Rasulullah SAW. tersenyum tatkala melihat Abdullah pergi menghadap beliau, kemudian beliau membaiatnya." (6: 175 - S.M.)