Saturday, 21 December 2013

Bab: Nazar Harus Dipenuhi dalam Hal Ketaatan kepada Allah

( 1002 ) Diriwayatkan dari Ibn 'Umar r.a.: Umar bin KHaththab r.a. pernah bertanya kepada Rasulullah SAW. di Ji'ranah sepulangnya dari Thaif. Dia (Umar) Berkata, "Wahai Rasulullah, saya pernah bernazar pada masa jahiliah untuk beriktikaf sehari di Masjidil Haram, bagaimanakah menurutmu?" Beliau menjawab, "Pergilah beriktikaf sehari!" Waktu itu Rasulullah SAW. telah memberikan bagian kepada 'Umar seorang sahaya perempuan dari seperlima harta rampasan perang. Ketika Rasulullah SAW. memerdekakan tawanan-tawanan perang (para sahaya), Umar bin Khaththab r.a. mendengar suara mereka yang mengatakan, "Rasulullah SAW. telah memerdekakan kami." Lalu Umar berkata, "Ada apa ini?" Mereka menjawab, Rasulullah SAW. telah memerdekakan tawanan-tawanan perang (para sahaya)!" Kemudian 'Umar berkata, "Wahai Abdullah, pergilah kepada sahaya perempuan itu, lalu merdekakanlah dia!" (5: 89 - S.M.)